Sabtu, Januari 10, 2026
  • Login
  • Register
Suara Metro
  • Berita
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Lainnya
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Otomotif
No Result
View All Result
  • Berita
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Lainnya
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Otomotif
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Suara Metro
Home Headline

Lima Pemuda Dihadang dan Disiksa Gerombolan Ormas, Urat Kaki Putus Dipotong

redaksi by redaksi
Senin, 14 Juli 2025
in Headline
0
Lima Pemuda Dihadang dan Disiksa Gerombolan Ormas, Urat Kaki Putus Dipotong

Tambar PA yang terbaring di RSUD Djoelham Binjai.

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Langkat – Lima warga Desa Tanjung Keriahan, Kecamatan Sirapit, Langkat dihadang dan disiksa gerombolan preman, Senin (14/7/2025) dini hari. Bahkan, salah seorang dari lima pemuda ditemukan di desan dan kecamatan lain dalam keadaan urat diatas kedua tumit kakinya putus dipotong.

https://kilasberita.net/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Video-2025-07-14-at-14.49.19.mp4

Peristiwa ini berawal, saat Tambar PA dan 4 orang temannya mengawal sebuah mobil pengangkut ayam dari desanya sekira pukul 01.30 WIB. Ketika hendak melintas di sebuah titi, mobil Toyota Innova yang dikendarainya dihadang sebuah mobil dari arah berlawanan.

Di waktu bersamaan, kendaraan yang dikemudikan kader FKPPI ini ditabrak mobil lainnya dari arah belakang. Tak hanya itu, sekelompok orang langsung melakukan penyerangan. Mobil yang kendarai Tambar pun terperosok ke dalam parit dan ringsek.

“Banyak pungli di kampung kami. Jadi Tambar dan teman-temannya ngawal mobil ayam itu. Sampai di TKP, malah diserang sekelompok orang,” kata warga sekitar saat ditemui awak media.

Diculik dan Penuh Luka

Karena panik, rekan Tambar ada yang berhasil melarikan diri. Namun Tambar bernasib apes. Bersama rekannya yang lain, ia mendapatkan siksaan. Bahkan, ada rekannya yang terkena tusukan tombak di bagian belakang dada kanannya.

Mengetahui hal ini, rekan satu organisasi Tambar pun melakukan pencarian. Sekira pukul 02.30 WIB, anggota FKPPI yang lain ditelfon Dudung yang ikut diculik bersama Tambar.

Dudung menginformasikan, kalau Tambar sudah tergeletak tak berdaya di belakang rumah warga di Dusun Pasar Asam. Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Langkat. Di lokasi itu, kondisi Tambar sudah luka parah. Ia terkulai sambil mengeluh kesakitan.

Kaki Tambar PA mendapat perawatan medis di RSUD Djoelham.

“Urat di atas mata kaki Tambar putus ntah dibacok atau disayat. Bagian belakang tangannya juga ada luka menganga. Di pahanya ada beberpa luka tusukan. Orang si Rango, Sukma dari GRIB Jaya dan rakan-rakannya yang melakukan itu,” terang warga.

Saat itu, rekan-rakan Tambar langsung memboyongnya ke RS Delia di Kecamatan Selesai. Namun, petugas medis di sana menyarankan agar Tambar dibawa dan dirawat ke RSUD Djoelham di Binjai.

Menjaga Kondusifitas

Di saat bersamaan, 2 rekan Tambar dan Dudung yang lain berhasil melarikan diri ke rumah masing-masing. Masih tersisa 1 rekan Tambar bernama Junior Ginting yang tak diketahui keberadaannya.

Sekira jam 06.30 WIB, anggota FKPPI kemudian melakukan pencarian terhadap Junior Ginting yang juga masih di bawah umur. Setibanya di lokasi Tambar ditemukan, konvoi mobil FKPPI dihadang sebuah mobil Pajero Sport.

Hal ini membuat beberapa anggota FKPPI murka. Mereka spontan menyerang mobil tersebut. Namun, pengendaranya berhasil diselamatkan Ketua PC 0215 FKPPI Langkat Bemebeng SH.

Saat membubarkan diri dari lokasi ini, kalau Junior Ginting sudah tiba di kediamannya si Sirapit. Beberapa bagian tubuh bocah ini terdapat luka diduga akibat penganiayaan.

Terkait hal ini, Bemebeng mengimbau kepada anggotanya untuk tidak terpancing. Ia melarang untuk melakukan serangan balik untuk menjaga kondusifitas.

“Kita mencari anak anggota kita yang hilang. Mobil kita dihadang persis di lokasi anggota kita yang ditemukan dengan kondisi penuh luka. Kami serahkan kepada APH untuk menangani kasus ini,” beber Bembeng, sembari menegaskan tidak ada bentrokan antar ormas tersebut. (Ahmad)

Post Views: 8
Tags: fkppigrib jayalangkatwarga diserang ormas
Previous Post

Tangis Pecah Di Hari Pertama Sekolah : Siswa Al-Washliyah Belajar di Bawah Terik Matahari

Next Post

Warga Tewas Tertimpa Kayu di Alun-alun Stabat, Kinerja Kadis LH Dipertanyakan

redaksi

redaksi

Next Post
Kayu Patah di Alun-alun Stabat Telan Korban Jiwa, Warga: Copot Kadis LH Langkat

Warga Tewas Tertimpa Kayu di Alun-alun Stabat, Kinerja Kadis LH Dipertanyakan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • KM3 SU Appresiasi Kinerja Bappelitbang Sumut Raih Peringkat 5 Nasional PPD 2025

    KM3 SU Appresiasi Kinerja Bappelitbang Sumut Raih Peringkat 5 Nasional PPD 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinilai Gagal Tangani Banjir Bandang, GPA Aceh Desak Presiden Copot Kepala BNPB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nelayan Tanjung Ibus Keluhkan Penurunan Hasil Tangkapan, Kades Janji Alokasikan Bantuan Sampan di APBDes 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Tagih Ketegasan KPK, Kasus Transaksi Rp349 Triliun di Kemenkeu Kembali Dipersoalkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perayaan 95 Tahun Al Jam’iyatul Washliyah di Sumut Diisi Kegiatan Sepekan Penuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Suarametro

© 2025 Suarametro.net

Link

  • Indeks
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result

© 2025 Suarametro.net

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: