Pasca OTT Bupati Langkat, Tiorita ‘Banjir’ Dukungan dari Netizen

Headline1 Dilihat

Langkat – Operasi tangkap tangan (OTT) antirasuah terhadap Bupati Langkat Syah Afandin, Kamis (2/7/2026) masih geger di Negeri Bertuah. Namun, ucapan selamat dan dukungan kepada Tiorita Br Surbakti pun berseliweran di media sosial (Medsos).

Seperti positngan akun Facebook Arief Fradiansyah Lubis yang memberi semangat kepada Wakil Bupati Langkat itu. Sang pemilik akun, berharap agar Tiorita merealisasikan harapan jutaan warga di kemudian hari.

“Semangat untuk melanjutkan perjuangan Ibu TioritaRencana Pa Rita (Wakil Bupati Langkat). Ada jutaan harapan warga Kabupaten Langkat yang harus Ibu realisasikan satu per satu,” tulis Arief Fradiansyah dialam postingannya.

Tak hanya itu, dalam akun tersebut juga menuliskan narasi bahwa, manusia tidak ada yang sempurna. Tetapi, tentu masyarakat Kabupaten Langkat ingin Ibu melakukan yang terbaik. Selamat bertugas bu…

Postingan di akun medsos ini pun dibanjiri komentar dari netizen lainnya. “Akhirnya bener seperti dugaan saya..hanya jadi batu loncatan saja 🤣🤣🤣🤣…dan saya yakin ibu ini akan berjuang penuh semangat melanjutkan perjuangan suami nya,” tulis pemilik akun Kazote Kiikato Sufukarii dalam komentarnya.

Diinformasikan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan Bupati Langkat H Syah Afandin dalam operasi tangkap tangan (OTT), Kamis (2/7/2026) sore. Sedikitnya, ada 7 orang yang turut diamankan KPK dalam penindakan tersebut.

“Mengamankan sejumlah tujuh orang. Satu orang merupakan penyelenggara negara, satu orang merupakan ASN di Kabupaten Langkat, dan lima orang lainnya merupakan pihak swasta. Dari tujuh orang yang diamankan tersebut, salah satunya adalah Bupati Langkat,” kata Jubir KPK Budi Prasetyo di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026), seperti yang dilansir dari detik.com.

Budi melanjutkan, tujuh orang itu diamankan di tiga wilayah. Sebagian masih diperiksa di Polrestabes Medan, sedangkan Syah Afandin atau Ondim akan dibawa ke Jakarta siang ini.

“Adapun kepada tujuh orang yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, diamankan di wilayah Langkat, Binjai, dan juga Medan,” sebutnya.

Sementara, pihak yang terjaring OTT hingga kini masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang diamankan tersebut.

Diinformasikan, ruang kerja Bupati Langkat H Syah Afandin diesegel penyidik KPK terkait operasi tangkap tangan (OTT), Kamis (2/7/2026) sore di Kota Binjai. Dalam penindakan yang dilakukan lembaga antirasuah itu, kepala daerah yang akrab disapa Ondim tersebut turut diamankan di lokasi berbeda.

Amatan awak media, Kantor Bupati Langkat di Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat itu terlihat sepi. Hanya terlihat beberapa petugas Satpol PP yang berada di sana.

Sementara, terlihat sedikitnya tiga pintu utama menuju ruang kerja Ondim sudah disegel penyidik KPK. Pada segel itu terdapat tulisan “Dalam Pengawasan KPK” yang ditandatangani penyidik bernama Bayu. (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *