Kamis, Januari 22, 2026
  • Login
  • Register
Suara Metro
  • Berita
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Lainnya
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Otomotif
No Result
View All Result
  • Berita
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Lainnya
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Otomotif
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Suara Metro
Home Olahraga

Juara Lagi, Tapi Hanya Selisih Satu Poin : Akhir Dramatis Thai League dan Nasib Tiga Pemain Indonesia

Alsaf by Alsaf
Sabtu, 3 Mei 2025
in Olahraga
0
Juara Lagi, Tapi Hanya Selisih Satu Poin : Akhir Dramatis Thai League dan Nasib Tiga Pemain Indonesia
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Buriram United Raih Gelar Keempat Beruntun, Pratama Arhan Gagal Jadi Juara Hanya Karena Ini…

Musim Liga Thailand 2024/2025 berakhir dengan cerita dramatis. Buriram United kembali tampil sebagai juara, menutup kompetisi dengan kemenangan telak 7-0 atas Nongbua Pitchaya. Namun, bukan hanya soal siapa yang menang. Musim ini adalah tentang jarak—selisih satu poin—yang mengguncang harapan dan menciptakan ruang untuk renungan.

Buriram di Puncak, Tapi Hanya Sedikit yang Bicara tentang Keajaiban Bangkok United

Buriram United mengoleksi 70 poin dari 30 pertandingan. Mereka dominan, konsisten, dan penuh taji di laga terakhir. Tapi, di balik selebrasi itu, ada cerita lain yang nyaris mencuri panggung. Bangkok United—yang diperkuat pemain muda Indonesia, Pratama Arhan—hanya tertinggal satu angka. Satu poin yang memisahkan mimpi dari kenyataan. Sebuah celah kecil, tapi cukup untuk menggagalkan segalanya.

Meski menang 4-2 atas Prachuap di laga pamungkas, hasil itu tetap tak cukup. Arhan dan rekan-rekannya harus puas sebagai runner-up. Sekilas seperti kegagalan. Namun, jika ditelusuri lebih dalam, ini adalah salah satu musim terbaik mereka.

AFC Champions League Menanti, Tapi Luka Tak Mudah Hilang

Dengan posisi kedua, Bangkok United tetap berhak melaju ke fase grup AFC Champions League 2 musim depan. Ini akan menjadi musim kedua berturut-turut mereka tampil di ajang tersebut, setelah musim ini harus tersingkir di babak 16 besar oleh Sydney FC.

Kekalahan itu menyakitkan. Bukan hanya karena mereka gagal melaju lebih jauh, tapi karena Sydney diperkuat nama besar: Douglas Costa, eks Bayern Munchen dan Juventus. Tidak banyak klub Asia Tenggara yang bisa bicara banyak ketika menghadapi pemain sekelas itu.

Asnawi Menjaga Asa, Meshaal Menelan Pahitnya Degradasi

Asnawi Mangkualam memiliki kontrak baru dengan Port FC hingga musim 2028/2029, yaitu selama empat tahun.

Musim ini, bukan hanya Arhan yang jadi sorotan dari Indonesia. Asnawi Mangkualam, yang membela Port FC, juga mencatat pencapaian lumayan. Timnya finis di posisi kelima dengan 48 poin. Sayangnya, ini menandai penurunan dari musim lalu, saat mereka menempati peringkat ketiga.

Namun cerita paling getir datang dari Meshaal Hamzah. Dipinjamkan Persija Jakarta ke Nakhon Pathom United pada paruh musim, ia hanya sempat tampil sekali. Sisanya adalah perjuangan dari pinggir lapangan yang tak berbuah apa-apa—selain rasa kecewa dan kenyataan pahit bahwa klubnya terdegradasi.

Meshaal Hamzah pemain Timnas Indonesia U-20 dipinjamkan dari Persija Jakarta ke Nakhon Pathom United.

Nakhon Pathom menutup musim di peringkat ke-15 dari 16 tim. Tak ada yang bisa diselamatkan. Tak ada momen terakhir yang heroik. Hanya angka dan klasemen yang berbicara.

Satu Poin yang Mengubah Segalanya

Cerita musim ini di Thai League bukan hanya tentang siapa yang jadi juara. Ini tentang peluang yang nyaris tergenggam, usaha yang luar biasa, dan kenyataan pahit yang tak bisa dielakkan. Tentang bagaimana satu poin bisa mengubah sejarah, dan bagaimana satu pertandingan bisa menentukan arah karier.

Bagi Buriram, ini gelar keempat beruntun. Tapi bagi pemain-pemain muda Indonesia di sana, musim ini adalah pelajaran—bahwa sepak bola di luar negeri bukan sekadar tantangan, tapi ujian mental yang sesungguhnya.

Thai League musim ini berakhir, tapi cerita para pemain Indonesia di sana baru saja dimulai…(MAS)

Post Views: 12
Previous Post

Masruroh dan Tagihan Rp 19 Juta : Gelap yang Kini Telah Terang

Next Post

Terkait Peredaran Narkoba, SEMARAK Desak Kapolres Langkat Mundur

Alsaf

Alsaf

Next Post

Terkait Peredaran Narkoba, SEMARAK Desak Kapolres Langkat Mundur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Jika Prabowo-Gibran Menang Pilpres 2024, Saham Ini Bisa

    Jika Prabowo-Gibran Menang Pilpres 2024, Saham Ini Bisa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PP GPA Tuding KPK Kriminalisasi Gus Yaqut, Usul Presiden Beri Amnesti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Tagih Ketegasan KPK, Kasus Transaksi Rp349 Triliun di Kemenkeu Kembali Dipersoalkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis PUTR Langkat Pastikan Pengaspalan Ruas Jalan Kampung Nangka Secanggang Berlanjut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nelayan Tanjung Ibus Keluhkan Penurunan Hasil Tangkapan, Kades Janji Alokasikan Bantuan Sampan di APBDes 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Suarametro

© 2025 Suarametro.net

Link

  • Indeks
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result

© 2025 Suarametro.net

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: