Wampu – Belasan massa ‘menghakimi’ ED usai mencuri sawit warga di Desa Sumber Mulyo, Kecamatan Wampu, Langkat, Jum’at (1/5/2026) dini hari. Sepeda motor milik ED pun dibakar warga yang geram karena aksi pencurian yang sangat mereshakan.
Peristiwa itu berawal, saat ED tertangkap warga mencuri tandan buah segar (TBS) sawit. Bukannya gentar, maling yang sudah meresahkan ini malah mengancam warga dengan kelewang yang digenggamnya.
“Gak hanya TBS Sawit, barang-barang lainnya milik warga pun disikat. Warda di desa ini (Sumber Mulyo) sudah sangat resah denga ulah si ED itu. Pas terangkap, dia malah ngancam warga dengan kelewang,” beber narasumber, sembari meminta identitasnya dirahasiakan, Jum’at (29/6/2026) siang.

Mengetahui ancaman ED tersebut, warga pun berkumpul dan ‘menghakiminya’. Kelewangnya dan 3 janjang TBS diamankan warga dan sepeda motornya pun dibakar.
Aksi pencurian yang dilakukan ED diduga tak hanya sekali. Pria yang disebut-sebut aktif sebagai pengguna narkoba ini pun sudah sangat meresahkan.
Laporan Warga Ditolak
Anehnya, saat warga melaporkan aksi pencurian yang dilakukan ED ke Mapolsek Stabat ditolak mentah-mentah. Alasannya, total kerugian korban tidak sampai Rp2 juta.
“Memang kerugian yang dialami korban gak sampe Rp2 juta dalam setiap aksinya. Tapi ini kan sudah sangat meresahkan. Dia (ED) tak pandang bulu. Jumpa barang yang bisa jadi duit, langsun dicuri,” ketus warga dengan nada kesal.
Ironisnya, saat ED melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialaminya malah langsung diterima di Polres Langkat. Bahkan, saat ini ada beberapa warga yang menerima surat panggilan untuk diperiksa penyidik pekan depan.
Kepala Dusun (Kadus) setempat Rani Ramadhani membenarkan hal itu. Bahkan, ED tak segan-segan mencuri kotak amal di pemakaman umum dan barang lainnya.
“Dia (ED) sudah pernah masuk penjara karena kasus pencurian dan pengancaman. Wajar warga kesal, karena perbuatannya sudah melampaui batas,” terang Rani.
Rani menambahkan, warga di sana berharap agar ED bisa diproses hukum. Sehingga, kondusifitas di sana bisa terjaga dengan baik.
Sementara, Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Ghulam Yanuar Lutfi belum memberi tanggapan terkait hal tersebut. Pesan singkat yang dikirim awak media kepadanya belum mendapat balasan. (Ahmad)





